Sindrom Metabolik I Apa Itu Sindrom Metabolik ? I Gejala Sindrom Metabolik

Sindrom Metabolik

Sindrom Metabolik ( Photo : Prodia.co.id )

Sindrom metabolik adalah kumpulan berbagai gangguan metabolisme yang dapat meningkatkan risiko kesehatan di kemudian hari, antara lain:c

 

Apa penyebabnya ?

Obesitas berkontribusi besar menjadi penyebab sindrom metabolik, yaitu kondisi ketidakseimbangan antara asupan energi dengan pengeluaran energi. Perubahan pola makan yang cenderung tinggi kalori dan lemak (makanan siap saji), serta minimnya aktivitas (sedentary lifestyle) merupakan penyebab utama obesitas.

 

Bagaimana gejalanya ?

Sindrom metabolik pada umumnya tidak bergejala dan tidak menimbulkan masalah kesehatan secara langsung, sehingga diperlukan pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi gangguan metabolik tersebut.

 

Bagaimana cara mendiagnosisnya ?

Seseorang dapat dikatakan mengalami sindrom metabolik, jika memiliki lingkar perut > 90 cm untuk laki-laki atau > 80 cm untuk perempuan (obesitas sentral), disertai dengan dua atau lebih dari empat kriteria klinis berikut:

1. Peningkatan kadar trigliserida

2. Peningkatan tekanan darah

3. Peningkatan kadar glukosa puasa

4. Perununan kadar kolesterol HDL

Pengukuran lingkar perut dilakukan pada bagian pinggang, di antara tulang panggul bagian atas dan tulang rusuk bagian bawah. Pemeriksaan kriteria klinis lainnya dilakukan melalui pemeriksaan laboratorium.

 

Bagaimana pengobatannya ?

Pengobatan awal yang dianjurkan dokter umumnya berupa perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat, seperti:

v  Meningkatkan aktivitas fisik atau olah raga teratur

v  Menurunkan berat badan

v  Melakukan diet sehat

v  Menghentikan kebiasaan merokok

Apabila perubahan gaya hidup tersebut tidak dapat memperbaiki kondisi sindrom metabolik, maka dokter akan memberikan terapi obat.

 

Bagaimana pencegahannya ?

Gaya hidup sehat dapat mencegah terjadinya sindrom metabolik dan dampak buruknya, antara lain dengan melakukan:

v Diet sehat

v Olah raga teratur

v Pemeriksaan kesehatan secara berkala

 

Apa saja dampak buruknya ?

Sindrom metabolik di kemudian hari dapat menimbulkan masalah kesehatan yang lebih serius, seperti :

v Diabetes melitus tipe 2

v Penyakit jantung koroner (PJK)

v Hipertensi atau tekanan darah tinggi

v Stroke

v Perlemakan hati (fatty liver)

v Gagal jantung

 

Sumber : prodia.co.id

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: