Archive for the ‘ Artikel Sehat ’ Category

Prodia Child Lab Hadir di Festival Kesehatan Ibu dan Anak Indonesia

Prodia Child Lab Hadir di Festival Kesehatan Ibu dan Anak Indonesia

 

Prodia Child Lab

Prodia Child Lab

Jakarta, 18 November 2012 – Prodia Child Lab ikut meramaikan acara puncak Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-48 di Parkir Timur Senayan yang bertajuk “Festival Kesehatan Ibu dan Anak Indonesia”.

“Festival Kesehatan Ibu dan Anak Indonesia” merupakan garapan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia bekerjasama dengan Word Vision. Pada acara tersebut, Prodia Child Lab memberikan pemeriksaan gratis golongan darah bagi 50 anak dan juga berbagi informasi tentang pemeriksaan kesehatan ibu dan anak.

 

By :

 

 

 

Manfaat Puasa | PUASA SECARA TERATUR BAGUS UNTUK KESEHATAN JANTUNG

 

Selama ini puasa dikaitkan dengan ritual agama tertentu atau sedang melakukan diet. Kini bukti baru menunjukkan puasa secara teratur juga baik untuk kesehatan jantung.

Peneliti jantung dari Intermountain Medical Center Heart Institute melaporkan bahwa puasa tidak hanya menurunkan risiko seseorang dari penyakit arteri koroner dan diabetes, tapi juga menghasilkan perubahan yang signifikan pada kadar kolesterol.

Selama ini penyakit diabetes dan memiliki kolesterol tinggi dikenal sebagai salah satu faktor risiko dari penyakit jantung koroner. Saat ini penyakit jantung koroner masih menjadi penyebab utama kematian.

Dalam studi terbaru yang dilaporkan pada seminar ilmiah American College of Cardiology di New Orleans menemukan bahwa puasa teratur juga mengurangi faktor risiko lain untuk jantung seperti kadar trigliserida, berat badan dan kadar gula darah.

“Penemuan baru ini menunjukkan bahwa studi yang ada sebelumnya bukanlah suatu peristiwa yang kebetulan,” ujar Dr Benjamin D Horne, PhD, MPH, direktur kardiovaskular dan epidemiologi genetik di Intermountain Medical Center Heart Institute, seperti dikutip dari ScienceDaily, Jumat (20/5/2011).

Dr Horne menuturkan studi baru ini mencatat reaksi dalam mekanisme biologis tubuh selama puasa. Puasa menyebabkan tubuh kelaparan dan stres, sebagai respons maka tubuh akan melepaskan lebih banyak kolesterol yang memungkinkannya menggunakan lemak sebagai sumber bahan bakar dan bukan glukosa.

“Kondisi ini akan mengurangi jumlah sel-sel lemak dalam tubuh. Hal ini penting karena sel-sel lemak yang lebih sedikit di dalam tubuh, akan memperkecil kemungkinan mengalami resistensi insulin atau diabetes,”ujar Dr Horne.

Selain itu puasa juga membantu meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL), serta membuat hormon pertumbuhan manusia (human growth hormone/HGH) yang bekerja melindungi otot dan keseimbangan metabolik merespons lebih cepat yang dapat meningkatkan jumlahnya.

Jika seseorang memiliki risiko kecil terkena diabetes dan memiliki kolesterol baik yang lebih banyak, maka kondisi ini akan mengurangi faktor risiko dari penyakit jantung koroner. Berdasarkan hasil studi ini Dr Horne percaya suatu saat ini puasa bisa diresepkan sebagai pengobatan untuk mencegah diabetes dan penyakit jantung koroner.

sumber : http://www.detikhealth.com

KEBUTUHAN GIZI PADA IBU HAMIL DAN MENYUSUI

Kebutuhan Gizi Ibu Hamil dan Menyusui,Macam-Macam Makanan Begizi,Tingkatan Gzi Makanan

Kebutuhan Gizi Ibu Hamil dan Menyusui ( pic : Google )

Makanan bergizi harus dipersiapkan sebelum seorang ibu berencana hamil. Sehingga pada saat hamil, badan sudah terkondisikan dengan sangat baik untuk pertumbuhan janin. Minggu-minggu pertama kehamilan adalah masa di mana organ tubuh yang penting terbentuk. Kekurangan gizi pada saat ini dapat menimbulkan kelainan pada bayi atau bahkan kelahiran prematur. Karena itu, gizi seimbang penting untuk pertumbuhan janin.

Pertumbuhan sel yang cepat terjadi sejak dua minggu setelah konsepsi dan mulai terbentuk plasenta. Minggu kedua hingga ke delapan terjadi pembentukan organ-organ seperti jantung, paru-paru, ginjal, hati dan tulang. Volume darah pun meningkat drastis, hingga sampai akhir kehamilan volume darah menjadi 4/3 kali volume darah normal. Ini menyebabkan terjadinya pengenceran darah, sehingga kadar hemoglobin (Hb), albumin, dan zat lain menurun.

Kehamilan menyebabkan meningkatnya metabolisme energi, karena itu kebutuhan energi dan zat gizi lainnya meningkat selama kehamilan. Peningkatan energi dan zat gizi tersebut diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin, pertambahan besarnya organ kandungan, perubahan komposisi dan metabolisme tubuh ibu, pengaliran makanan dari pembuluh darah ibu ke pembuluh darah janin melalui plasenta. Sehingga kekurangan zat gizi tertentu yang diperlukan saat hamil dapat menyebabkan janin tumbuh tidak sempurna.

Kebutuhan Gizi Ibu Hamil dan Menyusui,Macam-Macam Makanan Begizi,Tingkatan Gzi Makanan

Kebutuhan Gizi Ibu Hamil dan Menyusui ( Pic : Google )

 

Beberapa nutrisi penting yang diperlukan ibu hamil diantaranya adalah Sumber kalori (Karbohidrat & Lemak), protein, asam folat, Vit B12, zat besi, zat seng, kalsium, vitamin C, vitamin A, Vitamin D, vitamin B6, vitamin E. Sedangkan nutrisi yang dibutuhkan bagi jani dalam kandungan diantaranya DHA, gangliosida (GA), asam folat, zat besi, EFA, FE dan kolin.

Sumber Kalori

Seorang ibu hamil akan melahirkan bayi sehat bila tingkat kesehatan dan gizinya berada pada kondisi baik. Hasil SKRT 1995 menunjukkan bahwa 41 % ibu hamil di indonesia menderita Kurang Energi Kronis (KEK) dan 51 % menderita anemia, dan ini menyebabkan kecenderungan melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah. Bagi ibu hamil, pada dasarnya semua zat gizi memerlukan tambahan. Kebutuhan energi untuk kehamilan normal perlu tambahan kira-kira 80.000 kalori selama 280 hari, hal ini berarti perlu tambahan ekstra sebanyak kurang lebih 300 kalori setiap hari selama kehamilan.

Kebutuhan energi pada trimester I meningkat secara minimal, kemudian sepanjang trimester II dan III kebutuhan energi terus meningkat sampai akhir kehamilan. Energi tambahan untuk trimester II diperlukan untuk pemekaran jaringan ibu seperti, penambahan volume darah, pertumbuhan uterus dan payudara, serta penumpukan lemak. Selama trimester III tambahan energi digunakan untuk pertumbuhan janin dan plasenta

Kebutuhan Gizi Ibu Hamil dan Menyusui,Macam-Macam Makanan Begizi,Tingkatan Gzi Makanan

Kebutuhan Gizi Ibu Hamil dan Menyusui

Sumber energi utama bagi ibu hamil adalah Kabohidrat dan lemak. Sumber karbohidrat antara lain nasi, roti, sereal dan gandum. Agar kebutuhan karbohidrat terpenuhi disarankan makan 3 porsi karbohidrat setiap hari. Lemak juga menghasilkan energi, dan menghemat protein untuk dimanfaatkan dalam fungsi-fungsi pertumbuhan. Lemak digunakan untuk pembentukan materi membran sel dan pembentukan hormon, pembentukan jaringan lemak, disamping itu lemak membantu tubuh untuk menyerap nutrisi. Namun demikian dalam kondisi hamil asupan lemak juga harus dibatasi karena kandungan kalorinya yang tinggi.

Protein

Sama halnya dengan energi, selama kehamilan kebutuhan protein juga meningkat, bahkan sampai 68 % dari sebelum kehamilan. Hal ini dikarenakan protein diperlukan untuk pertumbuhan jaringan pada janin. Jumlah protein yang harus tersedia sampai akhir kehamilan diperkirakan sebanyak 925 g, yang tertimbun dalam jaringan ibu, plasenta, serta janin. Dianjurkan penambahan protein sebanyak 12 g/hari selama kehamilan. Dengan demikian dalam satu hari asupan protein dapat mencapai 75 – 100 g (sekitar 12 % dari jumlah total kalori).

Asam Folat

Asam folat termasuk vitamin B komplek, yakni vitamin B9. Kebutuhan asam folat pada ibu hamil dan usia subur sebanyak 400 mikrogram perhari atau setara dengan 2 gelas susu. Folat didapatkan dari sayuran berwarna hijau (seperti bayam, asparagus), jeruk, buncis, kacang-kacangan dan roti gandum. Selain itu folat juga dapat didapatkan dari suplementasi asam folat.

 

Dalam tubuh, asam folat berfungsi sebagai ko-enzym dalam sintesa asam amino dan asam nukleat. Folat juga diperlukan pada pembentukan dan pematangan sel darah merah dan sel darah putih di sumsum tulang. Selain itu folat juga berperan sebagai pembawa karbon tunggal pada pembentukan heme pada molekul hemoglobin. Kekurangan asam folat menyebakan gangguan metabolisme DNA. Akibatnya terjadi perubahan dalam morfologi inti sel, terutama pada sel-sel yang cepat membelah seperti erytrosit, leukosit, sel epitel lambung dan usus, epitel vagina dan servik uterus. Pada ibu hamil, folat memegang peranan penting dalam perkembangan embrio, diantaranya adalah pembentukan neural tube pada bulan pertama kehamilan. Neural tube inilah sebagai awal pembentukan otak dan sumsum tulang belakang.

 

Di Jakarta, tiga dari lima atau 60 % wanita usia subur memiliki kadar folat kurang dari kadar folat ideal. Kekurangan folat dapat terjadi karena intake makanan berkurang, gangguan absorbsi pada pencernaan, alkoholis, pengaruh obat, atau kebutuhan internal yang meningkat karena pertumbuhan sel yang cepat misalnya pada kehamilan, ibu menyusui, anemia hemolitik dan leukimia. Kekurangan asam folat pada ibu hamil menyebabkan meningkatnya resiko anemia, keguguran, neural tube defect. Pada janin kekurangan asam folat akan meningkatkan resiko bayi lahir dengan berat badan rendah atau lahir dengan cacat bawaan, kecacatan pada otak dan sumsum tulang belakang, down’s syndrome, bibir sumbing, kelainan pembuluh darah, dan lepasnya plasenta sebelum waktunya.

Zat Besi

Anemia defisiensi besi merupakan salah satu gangguan yang paling sering terjadi selama kehamilan. Ibu hamil pada umumnya mengalami deplesi besi sehingga hanya sedikit memberi zat besi kepada janin yang dibutuhkan untuk metabolism besi normal. Zat besi dibutuhkan untuk pembetukan hemoglobin, sedangkan selama kehamilan volume darah akan meningkat akibat perubahan pada tubuh ibu dan pasokan darah bayi. Kekurangan zat besi dapat menimbulkan gangguan dan hambatan pada pertumbuhan janin baik sel tubuh maupun sel otak, kematian janin dalam kandungan, abortus, cacat bawaan, lahir dengan berat badan rendah dan anemia pada bayi.

Kalsium

Janin mengumpulkan kalsium dari ibunya sekitar 25 sampai 30 mg sehari. Paling banyak ketika trimester ketiga kehamilan. Ibu hamil dan bayi membutuhkan kalsium untuk menguatkan tulang dan gigi. Selain itu kalsium juga digunakan untuk membantu pembuluh darah berkontraksi dan berdilatasi. Kalsium juga diperlukan untuk mengantarkan sinyal syaraf, kontraksi otot dan sekresi hormon. Jika kebutuhan kalsium tidak tercukupi dari makanan, kalsium yang dibutuhkan janin akan diambil dari ibu. Kebutuhan kalsium ibu hamil adalah sekitar 1000 mg perhari. Sumber kalsium dari makanan diantaranya product susu seperti susu, yoghurt. Ikan teri juga merupakan sumber kalsium yang baik.

Vitamin C

Vitamin C yang dibutuhkan janin tergantung dari asupan makanan ibunya. Vitamin C merupakan antioksidan yang melindungi jaringan dari kerusakan dan dibutuhkan untuk membentuk kolagen dan menghantarkan sinyal kimia di otak. Wanita hamil setiap harinya disarankan mengkonsumsi 85 mg vitamin C per hari. Anda dapat dengan mudah mendapatkan vitamin C dari makanan seperti tomat, jeruk, strawberry, jambu biji dan brokoli. Makanan yang kaya vitamin C juga membantu penyerapan zat besi dalam tubuh.

Vitamin A

Vitamin A memegang peranan penting dalam fungsi tubuh, termasuk fungsi penglihatan, imunitas, serta perkembangan dan pertumbuhan embrio. Kekurangan vitamin A dapat mengakibatkan kelahiran prematur dan bayi berat lahir rendah.

Kebutuhan Gizi Ibu Hamil dan Menyusui,Macam-Macam Makanan Begizi,Tingkatan Gzi Makanan

Kebutuhan Gizi Ibu Hamil dan Menyusui

 

 

Kebutuhan Gizi pada Ibu Menyusui

Gizi pada ibu menyusui sangat erat kaitannya dengan produksi air susu, yang sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang bayi. Kebutuhan nutrisi selama laktasi didasarkan pada kandungan nutrisi air susu dan jumlah nutrisi penghasil susu. Ibu menyusui disarankan memperoleh tambahan zat makanan 800 Kkal, kebutuhan kalori ini lebih tinggi bila dibanding saat kehamilan. Kandungan kalori ASI rata-rata yang dihasilkan ibu dengan nutrisi baik adalah 70 kal/100 ml, dan kira-kira 85 kal diperlukan oleh ibu untuk tiap 100 ml yang dihasilkan. Rata-rata ibu menggunakan kira-kira 640 kal/hari untuk 6 bulan pertama dan 510 kal/hari selama 6 bulan kedua untuk menghasilkan susu normal.

 

 

Kebutuhan nutrient ibu menyusui meliputi;

Protein

Ibu memerlukan tambahan 20 gram diatas kebutuhan normal ketika menyusui. Jumlah ini hanya 16 % dari tambahan 500 kal yang dianjurkan.

Cairan

Nutrisi lain yang diperlukan selama laktasi adalah asupan cairan. Dianjurkan ibu menyusui minum 2 – 3 liter perhari, dalam bentuk air putih, susu dan jus buah.

Vitamin dan Mineral

Kebutuhan vitamin dan mineral selama menyusui lebih tinggi dari pada selama hamil

Kebutuhan Gizi Ibu Hamil dan Menyusui,Macam-Macam Makanan Begizi,Tingkatan Gzi Makanan

Gambar Ilustrasi ( Source : Google Image )

Kompenen nutrient dalam ASI antara lain; protein, laktosa dan lemak. Kadar protein ASI sebesar 0,9%, sebesar 60 % diantaranya berupa whey yang lebih mudah dicerna dari pada kasein (protein utama susu sapi). Lemak di dalam ASI merupakan campuran dari fosfolipid, kolesterol, vitamin A dan karotinoid. Dalam ASI juga terdapat Asam Amino (sistin dan taurin) yang tidak terdapat dalam susu sapi. Sistin digunakan untuk pertumbuhan somatik dan taurin untuk pertumbuhan otak.

Selain itu ASI juga mengandung zat immunitas, seperti sel T dan immunoglobulin, yang merupakan pertahan tubuh spesifik. Juga mengandung sel fagosit, komplemen C2 dan C4, lisosom, laktoperoksidase, laktoferin, transferin, yang merupakan pertahan tubuh non spesifik. Dengan mengikat besi, laktoferin telah berperan menghambat pertumbuhan bacteri staphylococcus dan E. Coli yang memerlukan zat besi untuk pertumbuhannya. Laktoferin juga menghambat pertumbuhan jamur candida.

Selain itu, Lactobacillus bifidus di dalam ASI berfungsi mengubah laktosa menjadi asam laktat dan asam asetat. Kedua asam ini menjadikan saluaran pencernaan menjadi asam sehingga menghambat pertumbuhan microorganisme, seperti E. Coli, shigella dan jamur.

 

Artikel Sehat By :

 

 

 

Artikel Yang Lain :

Penyakit Penyerang Syaraf Wajah Bell’s Palsy | Apa penyebab Bell’s Palsy ?

Bell’s Palsy

Bell’s Palsy,facial palsy,penyakit wajah

Bell’s Palsy

Bell’s Palsy atau yang dikenal juga sebagai facial palsy, merupakan penyakit yang menyerang saraf wajah hingga menyebabkan kelumpuhan otot pada salah satu sisi wajah. Disfungsi saraf yang terjadi berkaitan dengan motorik wajah, termasuk mimik.

Apa penyebab Bell’s Palsy ?

Bell’s Palsy disebabkan oleh kerusakan saraf yang disebabkan oleh radang, penekanan, atau pembengkakan. Penyebab Bell’s Palsy ini sering juga dikaitkan dengan paparan infeksi virus.

Bagaimana gejalanya ?

  • Terjadinya asimetri pada wajah
  • Rasa baal/kebas di wajah
  • Air mata tidak dapat dikontrol dan sudut mata turun
  • Kehilangan refleks konjungtiva sehingga tidak dapat menutup mata
  • Rasa sakit pada telinga terutama di bawah telinga
  • Tidak tahan suara keras pada sisi yang terkena
  • Sudut mulut turun
  • Sulit untuk berbicara
  • Air menetes saat minum atau setelah membersihkan gigi
    Bell’s Palsy,facial palsy,penyakit wajah
    Bell’s Palsy ( Pic : daviddarling.info )
  • Kehilangan rasa di bagian depan lidah

Bagaimana diagnosisnya ?

Berikut ini beberapa pemeriksaan yang biasanya direkomendasikan dokter untuk membedakan Bell’s Palsy dengan kelemahan otot wajah akibat kondisi lain seperti stroke, infeksi dan tumor.

  • Electromyography (EMG), Pemeriksaan ini dapat menunjukkan seberapa banyak kerusakan saraf yang terjadi, serta memastikan sejauh mana parahnya gangguan tersebut. Pemeriksaan EMG mengukur kegiatan listrik otot sewaktu merespon rangsangan yang dilakukan terhadapnya.
  • Imaging scans, Pemeriksaan dengan sinar rontgen (X-ray), magnetic resonance imaging (MRI), atau computerized tomography (CT) yang dapat lebih memastikan penyebab gangguan saraf itu bukan karena infeksi, tumor, atau kerusakan tulang pada wajah.

Pengobatan

Kebanyakan pasien Bell’s Palsy dapat sembuh dengan atau tanpa pengobatan. Namun, biasanya dokter akan merekomendasikan terapi obat (kortikosteroid dan obat antivirus) atau terapi fisik untuk mempercepat pemulihan. Pembedahan jarang sekali menjadi pilihan untuk terapi Bell’s Palsy.

Pencegahan
  • Hindari mandi di malam hari 
  • Hindari kebiasaan langsung mandi atau mencuci muka sehabis berolahraga
  • Hindari terpaan angin langsung ke wajah 

Komplikasi

Beberapa komplikasi yang mungkin dapat muncul, meliputi:

  • Hilangnya rasa (ageusia)
  • Kerusakan saraf wajah yang permanen
  • Spasme wajah kronis (kontraksi kedutan spontan pada saraf yang mengontrol otot-otot wajah seperti alis, kelopak mata, mulut, bibir)
  • Infeksi kornea mata
  • Kebutaan penuh atau sebagian

Article By :

 

 

 

Baca Juga Info Kesehatan Yang Lain :

D-dimer, past present and future*

D-dimer muncul akibat pembentukan bekuan dan lisisnya bekuan darah, karena dalam keadaan normal terjadi degradasi fibrin. Bila D-dimer terdapat dalam darah maka sering dipakai sebagai indikator terjadinya disseminated intravasculair coagulation (DIC). Hasil tes ini lebih sensitif dibandingkan dengan pemeriksaan Prothrombin Time (PT) dan Activated Partial Thromboplastin Test(APTT). D-dimer negatif juga dapat dipakai untuk menyingkirkan kemungkinan terjadinya venous thrombosis sehingga mengurangi biaya pemeriksaan, perawatan dan uji invasive seperti pulmoangiografi.

D-dimer, past present and future

D-dimer sebenarnya sangat sensitif tapi spesifisitasnya rendah maka meningkatnya kadar D-dimer tidak menyingkirkan kemungkinan terjadi venous thrombosis. Pada orang sehat, faktor procoagulansia dan anti koagulasi berada dalam keseimbangan. Gangguan keseimbangan dapat menimbulkan risiko terjadinya vonous thrombosis atau perdarahan. Terjadinya aktivsi proses pembekuan darah seperti kerusakan endotel, keganasan, kehamilan, tindakan operasi, acute respiratory distress syndrome dan trauma akan memicu meningkatnya kadar D-dimer. Hasil negatif palsu dapat terjadi pada pasien yang memakai antikoagulansia. Hasil negatif palsu juga terdapat pada mereka yang dirawat lebih dari 3 hari, usia lebih dari 60 tahun dan kadar C reactive protein (CRP) yang tinggi.

Tendensi masa depan penggunaan D dimer dapat dipakai sebagai alat prediksi beratnya proses koagulopatia, dan peradangan. Kini bahkan telah menjadi sarana pemeriksaan fibrilasi atrial, pemakaian antikoagulasia dan penyakit jantung lainnya seperti infark miokard, stroke dan pneumonia. Hanya sayangnya belum terdapat keseragamannilai normal seperti: ng/ml, kualitatif, mg/l, fibrinogen equivalent units (FEUs), D dimer unit. Agaknya diperlukan nilai/satuan yang dapat diterima oleh sebagian besar pengguna.

Artikel Oleh :

Prof.DR.dr.Adi Prijana,Sp.PK

Penanggungjawab Laboratorium Klinik Pramita Matraman,Jakarta

Sumney M, Whiteman K. Fall 2007: 14-17.

Baca Juga:

MEDICAL CHECK UP | MEDICAL CHECK UP PRA NIKAH

Premarital Check Upadalah sebuah tindakan pencegahan untuk mendeteksi kesehatan reproduksi dan genetika. Segera jadwalkan pemeriksaan kesehatan pranikah Anda dan pasangan untuk kebahagiaan yang seutuhnya.
Setiap orang yang merencanakan pernikahan tentu menginginkan kebahagiaan rumah tangga yang akan dijalaninya. Salah satu faktor penting yang akan menentukan kebahagiaan sebuah pernikahan adalah kesehatan kedua calon mempelai, karena bila salah satu diantaranya mempunyai masalah kesehatan, maka kebahagiaan tidak dapat dirasakan seutuhnya. Karena itu disarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum memasuki jenjang pernikahan guna mewujudkan keluarga bahagia.

Panel Premarital

(Check Up Kesehatan Pranikah)

Panel premarital merupakan sekumpulan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan status kesehatan kedua calon mempelai, terutama mendeteksi adanya penyakit menular, menahun atau diturunkan yang dapat mempengaruhi kesuburan pasangan maupun kesehatan janin.

Perlukah Melakukan Pemeriksaan Kesehatan Premarital ?


Sangat Perlu.
Dengan melakukan pemeriksaan kesehatan pranikah berarti Anda dan pasangan dapat melakukan tindakan preventif/pencegahan terhadap masalah kesehatan terkait kesuburan dan penyakit yang diturunkan secara genetik.

Apa Saja Yang Diperiksa ?

Kondisi kesehatan fisik kedua calon mempelai secara umum.

·

Obat Tradisional Diabetes Melitus

Diabetes Melitus

 

Penyakit kencing manis (diabetes melitus) yang dapat mempengaruhi kehamilan dan bersifat menurun.

·        Hepatitis B menjadi masalah kesehatan yang serius, baik bagi penderitanya maupun keluarganya.

·        Penyakit-penyakit keturunan yang lain seperti thalassemia (penyakit keturunan di mana sel darah merah mudah rusak) dan hemofilia (penyakit gangguan pembekuan darah). Kedua penyakit tersebut dapat diturunkan melalui pernikahan dengan pengidapnya atau mereka yang bersifat pembawa (carrier).

Golongan darah ABO

Golongan darah ABO

·        Golongan darah ABO dan ketidakcocokan rhesus yang dapat membahayakan  janin

·        Ada tidaknya penyakit menular seksual (PMS). Sebagian besar PMS, termasuk sifilis, herpes dan gonore dapat mengakibatkan kecacatan pada janin.

Kapan Pemeriksaan Ini Sebaiknya Dilakukan ?

Tidak ada batasan waktu yang pasti, namun pemeriksaan yang dilakukan 6 bulan sebelum dilangsungkan pernikahan dianggap ideal. Pertimbangannya, jika ditemukan masalah pada hasil pemeriksaan kesehatan kedua calon mempelai, masih cukup waktu untuk melakukan konseling dan memutuskan penanganan yang tepat terhadap penyakit yang diderita/masalah yang ditemukan.

Manfaat Pemeriksaan Dalam Panel Premarital

Berikut ini manfaat masing-masing pemeriksaan yang tercakup dalam panel premarital :

·        Hematologi Rutin, Gambaran Darah Tepi, Analisa Hemoglobin HPLC, dan Badan Inklusi HbH

Pemeriksaan hematologi rutin bermanfaat untuk mengetahui kondisi kesehatan kedua calon mempelai secara umum, mendeteksi adanya kelainan sistemik (hati dan ginjal) yang dapat mempengaruhi bentuk dan fungsi sel darah, deteksi penyakit infeksi dan penyakit darah. Dari hasil pemeriksaan hematologi, dapat diketahui kemungkinan penyakit keturunan seperti thalassemia dan hemofilia. Untuk memastikan adanya thalassemia, dapat dilihat dari hasil pemeriksaan gambaran darah tepi, analisa hemoglobin HPLC dan badan inklusi HbH. Sedangkan untuk memastikan adanya penyakit hemofilia, perlu dilakukan pemeriksaan lanjutan yaitu pemeriksaan hematologi faal hemostasis.

·        Golongan Darah A, B, O dan Rhesus

Selain untuk kepentingan transfusi darah (jika kelak dibutuhkan), juga untuk mengetahui kecocokan rhesus. Disebut rhesus negatif jika tidak ada faktor rhesus dalam darah, dan sebaliknya rhesus positif jika ada. Jika seorang wanita dengan rhesus negatif hamil dari suami yang mempunyai rhesus positif dan mengandung anak dengan rhesus positif (ada 50% kemungkinan ini, sementara 50% kemungkinan mengandung anak dengan rhesus negatif), maka secara alami si ibu akan menghasilkan antibodi yang menyerang darah janinnya dan menyebabkan sel darah merah janin rusak, hingga janin dapat mengalami anemia, kerusakan otak dan jantung, serta akibat fatal lainnya.

·        Urin Rutin

Mengetahui adanya kondisi kelainan ginjal atau saluran kemih, penyakit metabolik atau sistemik pada kedua calon pasangan.

·        Glukosa Puasa

Untuk mendiagnosa diabetes melitus (lebih dikenal dengan kencing manis) yang cenderung dapat diturunkan kepada janin/anak yang akan dikandung.

·        HBsAg

HBsAg

HBsAg

Untuk mengetahui  ada tidaknya infeksi hepatitis B yang dapat ditularkan kepada pasangan melalui kontak fisik (melalui darah/luka), dan kepada bayi yang akan dikandung.

·        VDRL/RPR

Untuk mendeteksi ada tidaknya sifilis dan gonore, di mana selain berakibat buruk pada penderita, kedua jenis penyakit ini dapat ditularkan kepada pasangan melalui hubungan seksual atau dari ibu kepada janin dan dapat mengakibatkan cacat serta kematian pada janin.

·        Anti-Rubella IgG, Anti-Toxoplasma IgG dan Anti-CMV IgG

Untuk mendeteksi infeksi Rubella, Toxoplasma dan Cytomegalovirus yang dapat mengakibatkan keguguran, bayi lahir prematur dan dapat juga menyebabkankelainan pada janin yang dikandungnya.

 

 

Artikel By : http://labklinik.wordpress.com

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: